snsd

snsd

Minggu, 25 September 2011

Summer in Seoul







Spring in London




Danny Jo adalah seorang model ilkan dari Korea. Dia orang yang baik,ramah,sopan dan menyenangkan. Danny mendapat tawaran kerja oleh Jung Tae-Woo sebagai pemeran pria untuk video musik lagu terbaru Jung Tae-Woo. Danny dengan senang hati menerima tawaran itu, karena Jung Tae-Woo adalah teman dekatnya,kebetulan sutradara yang menanganinya adalah orang yang akan bekerja sama dengan Danny dan juga karena Danny ingin menghindar dari ibunya yang selalu menyuruhnya untuk segera menikah,dan berusaha menjodohkannya.
Naomi Ishida adalah seorang model dari Jepang, dia saudara kembar Keiko Ishida. Dia tinggal di London sudah sejak tiga tahun yang lalu. Naomi tinggal di London bersama dua orang sahabatnya di satu flat. Naomi menjadi model wanita dalam video musik Jung Tae-Woo.Danny selalu bersikap ramah, sopan dan menyenangkan. Lalu kenapa Naomi Ishida salu bersikap dingin kepada Danny,seperti tidak menyukainya, seperti membencinya, dan Naomi menjauhinya seperti wabah penyakit? Bagainmana mereka dapat bekerja sama dalam pembuatan video musik ini kalau gadis itu mengacuhkannya setiap saat? Kesalahan apa yang telah Danny lakukan?
Bagaimanapun juga Danny bukan orang yang gampang menyerah. Ia akan tetap mencoba mendekati Naomi untuk mencari tau apa alasan gadis itu memusuhinya. Danny penasaran dengan sikap Naomi yang dingin pada laki-laki.Tetapi ada hal yang tidak Danny perhitungkan. Yang pertama adalah kemungkinan dia akan jatuh cinta pada Naomi yang dulunya bukan tipe-nya. Dan yang kedua adalah kemungkinan ia akan menguak rahasia gelap yang bisa menghancurkan mereka berdua dan orang-orang yang mereka sayangi.Namun, semua bisa diatasi dan mereka berdua mampu menyelesaikannya. Dua tahun mereka tidak bertemu, Danny sudah menjadi seorang sutradara seperti impiannya. Danny memutuskan akan menemui Naomi karena dia pikir waktu yang dia berikan kepada Naomi sudah cukup. Dua tahun lamanya Danny mencari Naomi di London tetepi Naomi ada di Tokyo, Danny langsung terbang ke Tokyo dari Seoul,London dan kemudia Tokyo. Sesampai dia di depan sebuah gedung tua yang tertera pada alamat yang diberikan oleh teman satu flat Naomi. Saat itu juga Danny melihatnya bersama seorang laki-laki, dia tidak mengenali Danny saat mereka berdua berjalan didepan Danny. Pikir Danny Naomi mungkin sudah melupakannya.Pikiran Danny salah besar karena saat Naomi pergi ke Seoul,karena Naomi menerima tawaran pemotretan oleh Anna-jo kakak perempuan Danny. Di sana mereka bertemu,dan Naomi menjelaskan siapa yang dilihatnya saat Danny datang akan menemui Naomi di Jepang. Dan yang dilihat Danny itu saudara kembar Naomi. Danny dan Naomi merasakan kerinduan yang begitu dalam.
Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu sejak dulu. Sampai sekarang aku belum mengatakannya karena… yah, karena berbagai alasan. Dan alasannya utamanya adalah karena aku takut.
Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kau berikan?
Apakah kau akan menerima pengakuanku?
Apakah kau akan percaya padaku?
Apakah kau masih akan menatapku seperti ini?
Tersenyum padaku seperti ini?
Atau apakah kau justru akan menjauh dariku?
Meninggalkanku?
Tapi aku tau aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagaimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu.
Jangan pergi dariku.
Tetaplah disisiku…
Itulah yang dirasakan Danny-jo kepada Naomi Ishida.



Winter in Tokyo

Ishida Keiko, blasteran Indonesia-Jepang yang tinggal di sebuah apartemen kecil dua lantai di pinggiran Tokyo mendadak kedatangan tetangga baru. Nishimura Kazuto, nama tetangga baru itu. Dia kembali ke Tokyo setelah 10 tahun lamanya tinggal di Amerika dan tidak pernah pulang ke Jepang. Alasan kepulangannya satu, untuk melupakan Yuri—sahabat, tetangga, dan wanita yang dicintainya—yang akan menikah dengan sahabatnya sendiri. Perlahan, Keiko mulai akrab dengan Kazuto. Apartemen mereka yang berhadapan, semakin mempererat hubungan keduanya.

Keduanya tidak sadar ketika cinta perlahan menelusup di hati. Keiko yang masih terbayang akan cinta pertamanya, Kitano Akira, mencoba memungkiri perasaannya. Apalagi setelah ia pada akhirnya bertemu dengan Kitano Akira yang sesungguhnya. Seolah melupakan Kazuto, Keiko terbuai dalam angannya sendiri. Kazuto di pihak lain, lebih ekspresif, mengingat pekerjaannya sebagai street photografer, ia lebih cepat menyadari perasaannya terhadap Keiko. Fokus kameranya selalu membidik sosok Keiko. Mengejar sosok Keiko, dan frustasi karena Keiko tidak pernah bisa melihatnya. Semua berjalan begitu salah.

Kemudian, Kazuto kehilangan ingatan. Meninggalkan lubang besar dalam dadanya. Ia masih bisa mengingat hingga hari sebelum kepulangannya ke Tokyo—saat ia masih di Amerika. Celakanya ia melupakan bagian terbaik kenangannya selama sebulan di Tokyo. Saat itulah Keiko menyadari bagaimana perasaannya terhadap Kazuto. Ia merasa begitu kehilangan. Dan sangat sakit hati ketika Yuri datang ke Jepang. Namun perasaan tidak bisa bohong. Kendati lupa akan kenangannya bersama Keiko, Kazuto tetap jatuh ke dalam perangkap cinta yang sama. Ia sekali lagi jatuh cinta pada Keiko. Namun, Kazuto tidak bisa berkutik ketika hubungan Keiko dengan Kitano Akira semakin intim. Semua terasa begitu salah. Bagaimana takdir bisa mempermainkan keduanya sedemikian rupa?

 Auntumn in Paris



Kisah cinta tidak akan selalu indah seperti yang kita bayangkan.Terkadang cinta akan dipaksa untuk gugur di saat sedang bermekaran.Bagaimana masa lalu yang pahit dapat menghancurkan cinta? Dapatkah masalalu diubah?Seorang Tara Dupont, wanita blasteran
Indonesia-Perancis yang sangat menyukai musim gugur di Paris merasatelah memiliki segalanya dalam hidup. Ia hidup di Paris bersama ayahnya dan bekerja sebagai seorang penyiar di stasiun radio yang cukup terkenal. Ia juga mempunyai seorang kakak angkat berkebangsaan Perancisyang ia pikir adalah cintanya.Sampai akhirnya ia bertemu dengan
Tatsuya Fujisawa, seorang arsitek yang sedang bekerja di Paris, temandari kakak angkat Tara. Tatsuya adalah seorang lelaki Jepang yang membenci musim gugur di Paris, namun pertemuannya dengan Tara mengubah pendiriannya tentang musim gugur di Paris. Ia menyukai musim gugur diParis karena Tara.Awalnya, mereka bertemu secara tidakdisengaja. Ternyata, Tatsuya adalah teman dari kakak angkat Tara.Merekapun menjadi semakin dekat dan cocok tanpa disangka-sangka.Masa-masaindah mereka lalui bersama, berjalan-jalan ke tempat-tempat indah diParis, melihat pemandangan kota Paris yang romantis. Namun sayangnya,kekejaman takdir kehidupan membuat mereka berada dalam suatu dilemma.
Masa lalu mereka yang tidak dapat diubah, menghancurkan cinta mereka.Tara maupun Tatsuya sama sekali tidak menyadari benang yangmereka dengan masa lalu, adanya rahasia yang menghancurkan segala harapan, perasaan, dan keyakinan. Ketika kebenaran
terungkap, tersingkap pula arti putus asa… arti tak berdaya… Kenyataan juga begitu menyakitkan hingga mendorong salah satu dari mereka ingin mengakhiri hidup….Sebuah telah membuka tirai masa lalu… Tatsuya harus menjauhkan diri dari Tara, walaupun ia merasa itu sangat sulit. Kenyataan yang pahit telah membuatnya bimbang. Sampai akhirnya Tara juga mengetahui kenyataan pahit tersebut… dan cinta mereka berada di dalam cobaan
yang berat… Jalan yang buntu.Buku ini merupakan salah satu buku yang patut untuk dibaca. Ceritanya memang menyedihkan dan mengharukan, namun tidak cengeng. Romantisme juga terasa sekali di dalam novel ini. Seperti saat Tatsuya menuliskan perasaan di dalam surat dan mengirimkannya ke radio.Ilana Tan mengemas cerita ini dengan sangat menarik. Jalan ceritanyapun tidak mudah ditebak. Banyak juga pengetahuan mengenai kota Paris, yang mungkin akan berguna bagi kita. Juga ada banyak kata-kata dalam bahasa Perancis yang dapat kita pelajari.Ilana juga melukiskan pemandangan kota Paris dengan kalimat yang indah, membuat kita menjadi penasaran dengan kota Paris dan ikut membayangkannya.Cerita ini ditutup dengan sebuah kalimat sederhana yang mengandung arti yang ”dalam”:Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu…


Summer in Seoul



Jung Tae-Woo seorang penyanyi muda yang terkenal di Korea Selatan. Setelah empat tahun menghindari 
showbiz, ia kembali muncul untuk meramaikan dunia entertainment. Sambutan penggemar tetap antusias seperti dulu. Namun, media massa malah menggosipkan dirinya gay karena tidak pernah terlihat bersama seorang wanita. Untuk membantah gosip tersebut manajernya menyusun ide untuk membuat Tae-woo terfoto bersama wanita dalam kencan rahasia. Pertanyaannya adalah, siapa wanita yang mampu memerankan gadis misterius Tae-woo?

Sandy a.k.a Han Soon-hee gadis blasteran Indonesia-Korea kebal sama sekali dengan pesona Tae-woo sebagai seorang penyanyi yang begitu dikagumi banyak orang. Secara kebetulan, ia bertemu Tae-woo karena handphone mereka tertukar. Kemudian, terfoto oleh paparazzi dan timbul gosip baru bahwa dia pacar Tae-woo.

Pekerjaan Sandy di butik membuatnya harus bertemu dengan Tae-woo. Tanpa basa-basi, Tae-woo memintanya untuk berperan sebagai kekasih rahasia di foto. Dengan mudahnya Sandy setuju asalkan wajahnya tidak kelihatan. Seharusnya Tae-woo curiga karena Sandy cepat menyetujui permintannya. Padahal masa lalu mereka berdua berkaitan erat.

Judulnya Summer in Seoul. Wah… tumben nih ada novel Indonesia yang cerita tentang Korea Selatan. Mengambil setting di Korea Selatan, tempat gelombang Korean wave berasal cukup bikin saya berimajinasi tentang Korean drama. Jarang sekali saya menemukan penulis yang mengarang cerita seperti ini. Menciptakan berlatar negeri Ginseng yang bertemakan cinta seperti Summer in Seoul.

Tanpa pikir panjang seperti biasanya, saya langsung memesannya di BukuKita.com. Jadi penasaran, Sandy yang blasteran Indo-korea seperti apa? Keseluruhan, ide ceritanya bagus. Tapi mudah ditebak. Dari konflik yang ada kurang seru menurut saya. Karena baca novel ini rasanya sama seperti menonton Korean drama. Tidak berbeda jauh.

Tapi jalinan kisah antara Tae-woo dan Sandy diceritakan dengan halus dan menarik. Awalnya saya sempat mengira Sandy suka sama Hyun-shik manajer Tae-woo tapi ternyata ternyata tidak. Lalu ada konflik antara Sandy sama mantannya si Lee Jeong-Su dan pacar barunya di masa lalu, namun masih tepercik secuil ke permukaan. Lalu sikap Tae-woo yang super romantis dengan merayakan ulang tahun Sandy sambil menyalakan kembang api dsb. Whuuiiih… benar-benar tipikal korean drama. Ilana Tan belum berhasil melepas image plot cerita yang sering digunakan dalam Korean Drama, konflik yang kurang kuat, saya merasa novel ini lebih cocok masuk jajaran teenlit dari pada metropop. Untuk itu saya hanya bisa memberikan 2 bintang saja untuk novel ini.